Selasa, Maret 08, 2011

Tak Mengerti

aku memang belum mengerti
permainan ini begitu asing bagi jiwaku
menerka detik demi detik arti kata yg tertoreh
sampai sedikit putus asa dlm kebuntuan

ketika mata terpejam
fatamorgananya hadir membisikkan cerita
bukan inginku menghadirkan ketidakpastian
tapi membelengggu pikiranku
walau ku berkata tidak

sulit kupercaya semuanya benar adanya
bahkan sebelum aku memencet tombol start
kutapaki juga meski ragu
jalan yang terlintas seakan beban yg ilang
mungkin juga beban yang kutumpuk

sekarang aku berdiri disini
entah di jalan yang sebelah mana
teriakan tertahan menambah kelam
ku diam tertunduk

kuharap tuhan tak buntukan otakku
kuharap tuhan tak lumpuhkan nuraniku
kuharap tuhan tak hancurkan jiwaku
demi sesuatu yang tak kumengerti
entah kali ini aku akan takluk
tapi takkan menyerah sampai disini
kulangkahkan lagi langkah yang ku tak mengerti

by : mutia_chimut

Rabu, Oktober 13, 2010

Cinta Tanpa Rasa

Awan cembung membiaskan rona kaca matamu
Dibaliknya langit mengerdip

Kupandangi sinar yang terpampang disana

Oh... andai ku bisa membaca

Gambaran harapan cinta yang ingin kau tapaki


Sayup-sayup gerutu di bibirmu

Masih kudengar rasa sakit perihal dicampakkan

Kau tidak bisa bersembunyi dari jendela itu

Aku bisa membacanya

Mentari pun membisikkannya padaku


Relikui nyaliku tak bisa menyentuhmu

Hampa kosong walau tawa membuncah

Hati berkata ya, lidah membisikkan entahlah...

Memandangmu merisaukan jiwa
Percayakah burung-burung itu
Jika kukatakan titip kebahagiaan untukmu?

Kujejaki bayangmu tanpa kau sadari

Sekali lagi ku memandang

Jauh dari sisi dirimu yang sebenarnya

Entah tidak ada rasa

Atau mungkin aku tak pernah mengerti bias itu


by : mutia chimut